international organization for standardization

MENGENAL SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001

Sistem manajemen mutu berbasis ISO dikenal dengan ISO 9001. Pada akhir tahun 2025 ini, system manajemen mutu yang masih berlaku adalah ISO 9001:2015. Tahun depan, tahun 2026 dikabarkan akan terbit ISO 9001 versi terbaru yaitu ISO 9001:2026. Meskipun demikian, sepertinya tidak ada perubahan yang signifikan, dibanding seri sebelumnya. Oleh karena itu, artikel ini masih relevan jika seri ISO 9001:2026 telah terbit dan berlaku. Salah satu tujuan dari implementasi ISO 9001 adalah memenuhi kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan dibidang mutu atau kualitas produk atau jasa, lebih khusus lagi kebutuhan dan harapan pelanggan, yang sering disebut sebagai persyaratan pelanggan (customer requirements). Indikator keberhasilan penerapan ISO 9001 sistem manajemen mutu adalah tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi (customer satisfaction). Semakin tinggi nilai kepuasan pelanggan, maka semakin tinggi juga efektivitas system manajemen mutu yang diterapkan. Ada beberapa prinsip dalam ISO 9001 yang dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan, yaitu: 1. Customer Focus (Fokus Pada Pelanggan). Fokus utama dari manajemen mutu adalah untuk memenuhi dan memberi lebih dari sekedar kebutuhan pelanggan. Sebagai contoh apabila perusahaan menjanjikan barang/produk akan sampai dalam 7 hari, barang/produk yang dijanjikan diupayakan tiba sebelum 7 hari, inilah yang dimaksud memberi lebih dari sekedar kebutuhan pelanggan. 2. Leadership (Kepemimpinan). Arahan dan misi dari Top Manajemen yang memiliki kekuatan kepemimpinan yang powerfull sangatlah penting untuk memastikan seluruh bagian organisasi memahami dengan baik tujuan apa yang hendak dicapai oleh organisasinya. 3. Engagement of People (Keterlibatan Karyawan). Tidak peduli apapun jabatannya, semuanya merasa punya tanggung jawab yang sama dalam mencapai tujuan organisasi dan memberikan nilai lebih untuk pelanggan 4. Process Approach (Pendekatan Proses). Setiap organisasi harus menyadari bahwa mereka adalah satu kesatuan proses yang saling terhubung sehingga setiap bagian harus memahami tidak hanya tugas bagiannya, tetapi juga tugas bagian yang berkaitan dengannya agar semuanya bisa bersinergi secara bersama-sama. 5. Improvement (Peningkatan). Setiap organiasi harus secara aktif merespon setiap perubahan internal maupun eksternal yang dapat mempengaruhi nilai produk atau pelayanan di mata pelanggan. 6. Evidence Based Decision Making (Keputusan Atas Dasar Bukti). Penting untuk memeriksa seluruh bukti yang kuat agar keputusan yang diambil tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. 7. Relationship Management (Manajemen Hubungan). Kehidupan bisnis di era teknologi komunikasi yang maju dewasa ini menuntut setiap organisasi untuk berkomunikasi secara aktif dengan berbagai pihak. Prinsip-prinsip inilah yang menjadikan seluruh persyaratan dalam ISO 9001 dapat berjalan efektif. Adapun persyaratan yang ada di dalam standar ISO 9001:2015 adalah sebagai berikut: Dalam memahami seluruh persyaratan yang ada pada ISO 9001, organisasi dapat memberikan Training Awareness ISO 9001 yang diselenggarakan oleh Smaradigna Academy, atau mengundang Tim Ahli Smaradigna Academy untuk memberikan materi Awarereness ISO 9001 secara In house Training.

MENGENAL SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 Read More »

MENGENAL SERI ISO YANG POPULER DI INDONESIA

Organisasi yang mengembangkan dan menerbitkan standar di dunia adalah ISO (International Organization for Standardization). Sebagai suatu organisasi, ISO memiliki keanggotaan dari berbagai negara di dunia. Akhir tahun 2025 jumlah keanggotaannya mencapai 175 negara, salah satunya adalah Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN). Standar ISO populer dan secara masif diterapkan di berbagai organisasi di Indonesia selama 10-20 tahun belakangan, meskipun ISO secara ofisial berdiri di tahun 1947. Beberapa standar ISO yang populer dan di terapkan di Indonesia diantaranya adalah ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 27001, ISO 21001, ISO 37001, ISO 17025, dan 5 tahun belakangan banyak organisasi menerapkan ISO 22301, ISO 37301, ISO 31000, dan ISO 51000. 1. ISO 9001 ISO 9001 adalah Sistem Manajemen Mutu. Di tahun 2025 ISO 9001 masih menerapkan seri ISO 9001:2015. Standar ini berisi persyaratan untuk organisasi yang menyediakan produk dan layanan berkualitas dalam rangka memenuhi persyaratan dan ekspektasi pelanggannya. Goals atau tujuan yang ingin dicapai organisasi saat mengimplementasikan ISO 9001 adalah kepuasan pelanggan. Jangan merasa produk dan kualitas layanan yang dihasilkan sudah baik apabila nilai kepuasan pelanggan masih rendah. Oleh karena itu, standar ISO 9001 fokus pada pelanggan dan peningkatan berkelanjutan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan yang maksimal. 2. ISO 14001 Standar yang kedua adalah ISO 14001 yaitu Sistem Manajemen Lingkungan. Srandar ini ditahun 2025 masih menerapkan seri ISO 14001:2015. Standar ISO ini membantu organisasi  mengelola tanggungjawab lingkungannya secara sistemetis, termasuk mengidentifikasi dan mengendalian dampak lingkungan, mematuhi peraturan, dan meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan. Penerapan ISO 14001 dapat meningkatkan reputasi, efisiensi dan keptuhan terhadap hukum. 3. ISO 45001 Standar ISO 45001 merupakan standar yang berisi persyaratan untuk system manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3). Standar ini berisi kerangka kerja untuk mengelola risiko dan meningkatkan keselamatan di tempat kerja. Standar ini membantu organisasi menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat dengan mengurangi cedera dan penyakit terkait pekerjaan, serta meningkatkan kinerja K3 secara keseluruhan. Penerapannya melibatkan kepemimpinan yang kuat, partisipasi pekerja, identifikasi bahaya, manajemen risiko, kepatuhan hukum, dan peningkatan berkelanjutan. 4. ISO 27001 SO 27001 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) guna melindungi aset informasi perusahaan. Standar ini membantu organisasi untuk mengelola, menerapkan, memantau, meninjau, memelihara, dan terus meningkatkan keamanan informasi secara sistematis untuk memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Sertifikasi ISO 27001 adalah bukti bahwa suatu organisasi telah menerapkan praktik terbaik keamanan informasi yang diakui secara global.  5. ISO 21001 ISO 21001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) atau Educational Organizations Management System (EOMS). Standar ini bertujuan membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kepuasan peserta didik dan pemangku kepentingan lainnya, serta menyediakan pendidikan yang inklusif dan setara. ISO 21001 didasarkan pada ISO 9001 tetapi dirancang khusus untuk sektor pendidikan. 6. ISO 37001 ISO 37001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) yang membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan menanggapi penyuapan. Standar ini memberikan persyaratan dan panduan untuk membangun, mengimplementasikan, memelihara, dan meningkatkan SMAP agar organisasi dapat menunjukkan komitmennya terhadap integritas dan transparansi, termasuk di sektor publik, swasta, dan nirlaba. Pembaruan terbaru adalah versi tahun 2025, yang menyempurnakan versi 2016 dan menyelaraskannya dengan perkembangan terkini.  7. ISO 17025 ISO 17025 adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan umum untuk kompetensi, imparsialitas, dan konsistensi operasional laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini dikeluarkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan Komisi Elektroteknik Internasional (IEC) untuk membantu laboratorium menunjukkan kemampuannya menghasilkan hasil yang valid dan dapat diandalkan. Penerapan standar ini memberikan pengakuan formal kepada laboratorium dan meningkatkan kepercayaan terhadap hasil kerjanya baik secara nasional maupun internasional. 

MENGENAL SERI ISO YANG POPULER DI INDONESIA Read More »